
SILATURAHMI : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, berbincang-bincang dengan pengurus YPPII Batu di Pendopo Bupati, Selasa (18/11).
KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menerima kunjungan pengurus Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu, di Pendopo Bupati Ketapang, Selasa (18/11). Yayasan ini merupakan pemerhati pendidikan yang memiliki kedekatan historis dengan Kabupaten Ketapang.
Dalam pertemuan tersebut, YPII Batu menyampaikan rasa bangga dan kedekatannya dengan masyarakat Ketapang. Mereka menceritakan bahwa sejak lama YPII Batu rutin berkunjung ke berbagai wilayah di Ketapang, mulai dari daerah pedalaman hingga kawasan pesisir.
“Saya sudah beberapa kali ke berbagai daerah di Ketapang, bahkan sampai ke wilayah utara dan beberapa Desa terpencil. Setiap tahun saya datang, dan itu membuat rasa nasionalisme saya semakin kuat,” ungkap salah satu utusan YPII Batu.
Dia juga menjelaskan latar belakang keluarganya yang pernah tinggal dan mengabdi di Kalbar selama puluhan tahun. “Bapak saya 23 tahun berada di sini. Karena itu, setiap kali saya kembali ke Ketapang, rasanya seperti pulang kampung,” ungkapnya.
Dia juga mengisahkan hubungan keluarganya dengan dunia pendidikan, termasuk jasa para guru Indonesia yang pernah bertugas di wilayah terpencil, serta bagaimana ikatan sosial dan budaya terbentuk melalui perjalanan panjang keluarganya.
Selain itu, pemerhati pendidikan tersebut juga menyebut keterlibatannya dalam organisasi generasi muda serta hubungan dengan beberapa sekolah di Ketapang, termasuk SMA setempat yang memiliki sejarah panjang dalam pembinaan generasi muda.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut baik kunjungan sekaligus silaturahmi ini dan mengapresiasi kisah serta kontribusi yang disampaikan.
“Kami berterima kasih atas kepedulian dan kedekatan YPII Batu dengan Ketapang. Kisah-kisah seperti ini menjadi pengingat bahwa Ketapang memiliki banyak sahabat dan pribadi yang peduli terhadap pembangunan daerah ini,” ujar Alex.
Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang senantiasa membuka ruang dialog dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik yang berasal dari Ketapang maupun yang memiliki keterikatan emosional dengan Ketapang. (*)
